Kamis, 06 Januari 2011

KEADAAN BUMI SEKARANG

“Kita tidak boleh lupa bahwa pendidikan bukan hanya kejadian sekali saja bagi seorang yang berusia di bawah 18 tahun. Konsensus baru harus didasarkan pada akses yang luas terhadap pendidikan tinggi dan peluang berkesinambungan bagi setiap orang dewasa untuk belajar sepanjang hayat” (P.M Tony Blair).
Dalam kondisi saya yang sudah mulai berfikir akan kerja apa setelah menyelesaikan perkuliahan menjadi catatan penting disetiap doaku. Sebagai anak, tentunya saya sangat ingin baggakan dan bahagiakan orang tua lewat pilihanku menuntut ilmu pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi yang sebelumnya ditawari merried jelang tammatku SMU. Katanya “ saya anak perempuan cukup dengan fitrah mengurus suami, rumah tangga dan anak” . tapi, dalam fikiran ini ingin suatu perubahan pemikiran primitif untuk orang tuaku dan tentunya lahir batin saya belum siap.
Ini merupaka suatu contoh kecil bahwasanya perubahan sudah terjadi dan tidak akan berhenti hingga akhir zaman. Seperti kutipan ini “ pada akhirnya, satu-satunya trend yang dapat diramalkan adalah perubahan yang tiada hentinya”. (Linda A.Tsantis).
Belajar bukan hanya mengetahui jawaban-jawaban. Juga bukan hanya mengetahui serpihan dan penggalan suatu batang tubuh pengetahuan. Belajar tidak hanya diukur dengan indeks prestasi nilai ujian semata. Belajar bukan hanya aktivitas menuliskan diatas papan tulis apa yang diketahui orang lain.
Belajar adalah petualangan seumur hidup, perjalanan eksplorasi tanpa akhir untuk menciptakan pemahaman personal kita sendiri. Petualangan itu haruslah melibatkan kemampuan untuk secara terus-menerus menganalisis dan meningkatkan cara belajar. Inilah proses belajar dan berfikir. “Dalam dunia yang berubah, pendidikan adalah modal utama bagi seseorang agar bisa beradabtasi” said Bill Gades sepadan dengan said Daniel Burns “ masa depan adalah milik mereka yang mampu untuk tetap terus berlatih dan belajar”. Hmmmm ya…ya..
Dunia yang berubah, hidup adalah eksperimen. Kendatipun demikian, saat ini kita juga hidup dalam zaman dimana lapangan pekerjaan yang agaknya dalam proses menghilangkan dengan laju cepat. Kita semua sadar proses otomatisasi telah menggantikan jenis-jenis pekerjaan. Salah satu fakta diblok perdagangan dunia yang paling besar Uni Eropa pun mengalami jumlah pengangguran. Hmmm sangat miris bahkan tak ketinggalan Indonesia dan mungkin akan termasuk saya, tapi optimis saya jauh lebih besar dari ini saya pasti bisa bekerja dan sukses. Amiiiiin
Contoh penggantian yang lain seperti dalam penemuan kedokteran terbaru yang hampir terwujud bahwa mesin berukuran molekul yang bisa beredar melalui aliran darah dan membersihkan gumpalan-gmpalan kolesterol dari pembulu darah arteri yang tersumbat. Hmmmm hebat dan sungguh jenius fikirku.
“Revolusi dalam komunikasipun baru saja dimulai” said Bill Gates yakni suara Michael jackson bisa didengar meski sudah wafat sebab ada sistem komputer yang bisa meniru persis suara penyanyi dalam “10 Top”.
Tentu terjadi ketidakpastian dalam hal ini. Nilai tradisional, keluarga, dan agama kehilangan artinya bagi sebagian besar masyarakat. Hasilnya adalah mu cul kerinduan untuk menikmati stabilitas seperti dulu. Jangankan persoalan yang diatas keadaan lingkungan yang tidak stabilpun sudah mulai dirindukan. Udara yang segar, hujan adalah berkah, terik matahari pun masih terasa rindang. Tapi kata General Douglas MacAthur “ tidak ada keamanan dimuka bumi ini, yang ada hanyalah kesempatan”.
so???? Hehehehe
pahami kata-kata ini
“ tujuan terpenting pendidikan adalah Belajar bagaimana Belajar ” said Luis Alberto Machado, Ph. D
Metode belajar cepat efektif. Metode ini mengakui bahwa masing-masing dari kita memiliki cara belajar pribadi pilihannya yang cocok dengan karakter dirinya. Ketika anda menggunakan teknik yang cocok dengan gaya belajar pribadi anda, anda akan dapat belajar dengan cara paling alamiah bagi diri anda. Suka baca ya baca, suka mendengar ya datangi tempat-tempat yang memungkinkan anda mendengar pelajaran. Simple tapi itu musti tumbuh dari diri kita bahwa belajar itu tidak ada ruginya sam sekali.
Sebab yang alamiah menjadi “lebih mudah”, dan yang lebih mudah menjadi lebih “cepat”. Itulah cara belajar cepat efektif.

THANKS BY_WASHIMA YUMNAH (musdalipa ramli)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar